Kalau anda udah memutuskan untuk berbisnis, apapun itu (apalagi bisnis online), anda pasti mau dapat profit, kan?

Saya pribadi, sering banget dapat pertanyaan-pertanyaan seperti :

“Saya harus mulai dari mana?”

“Saya mau seperti anda, langkah pertama yang harus saya lakukan apa?”

atau “Kenapa saya gagal dan yang lain berhasil?”

urlPertanyaan-pertanyaan itu akan saya jawab di postingan ini. Kalau kita bahas tentang kegagalan, Menurut Business Week, “64.2% of the businesses failed in a 10-year period”. Artinya 64.2% bisnis dalam periode 10 tahun gagal.

terus gimana dengan bisnis online? Saya sendiri ga ngerti berapa angka kegagalan untuk bisnis online, tapi menurut saya kegagalan itu dibuat oleh diri “mereka” sendiri. Artinya, ketidak berhasilan para pemula bukan karena hal lain, malainkan karakter dan mental mereka yang belum siap untuk berhasil.

Kenapa ada yang gagal dan ada yang berhasil? Menurut saya, sikap yang menggiring pemula untuk gagal adalah :

1. Mau hasil yang instant a.k.a tidak mau bekerja keras

Tidak ada yang instant di dunia ini, apalagi keberhasilan dalam bisnis. Yang instant itu hanya indomie kuah rasa soto madura. Itupun anda masih harus buka bungkusnya, rebus mie-nya selama 3-5 menit, aduk bumbunya, kemudian di makan.

Ga instant-instant amat sih, masih ada prosesnya.

Artinya, kalau anda mulai bisnis apapun berarti anda udah tau bahwa anda MUTLAK harus sabar, MAU merasakan gagal terlebih dahulu, MAU kerja keras & cerdas, MAU menunda kesenangan.

misalkan, anda masih mahasiswa atau masih sekolah dan mau mulai bisnis.

(well, pengalaman saya ketika mahasiswa akan banyak sekali temen-temen yang mau mulai bisnis, jualan A, B, C menggebu-gebu, which is great!)

anda harus mau menunda kesenangan, artinya ketika teman-teman anda abis kuliah langsung main, mungkin anda bisa mengurangi porsi main anda dan mulai membangun bisnis.

Hal ini sama seperti yang saya lakukan dulu waktu kuliah : tunda kesenangan.

ketika banyak orang yang meremehkan anda, cuek aja.

dulu saya juga gitu kok, sampe sekarang juga gitu. tapi saya cuek aja dan pegang teguh prinsip saya : “tetap berkarya walau dipandang sebelah mata”

saya ada cerita pernah saya ditanya

Penanya (P) : “Mas, sekarang kerja dimana?”

Saya (S) : “Bisnis aja kecil-kecilan, wirausaha”

P : “Wah, dimana mas?”

S : “Dirumah … ”

P : “ha ha ha ha (ketawa)”

S : “ha ha ha ha (ketawa juga, tapi ngetawain saldo rekening dia :P :P :P *becanda*)”

waktu kita yang berharga jangan digunakan untuk memikirkan pandangna orang, sebaiknya digunakan untuk sesuatu yang mendatangkan manfaat dong. Karena langkah kecil yang kita buat sekarang akan menentukan posisi anda di 5 tahun ke depan.

2. Gampang Menyerah

membangun bisnis itu haram manja dan santai.

saya jamin tidak akan ada orang sukses yang ga pernah gagal. thomas edison aja sebelum berhasil menciptakan lampu, dia gagal sebanyak 10083 kali!

Dan kalau Thomas Alva Edison aja gagal segitu masih bisa survive, dan mengubah dunia selamanya. Lah kita masa baru rugi 2x udah gulung tikar. Malu dong!

Saya dulu pernah ngumpulin duit udah ratusan dollar (waktu baru mulai bisnis online), eh terus paypal saya di hack dan uang saya raib. Hasil kerja keras selama beberapa bulan hilang.

Tapi apa saya berhenti? ngga!

Saya sendiri pernah rugi sampe puluhan juta rupiah. Waktu bermain website flipping.

Apa saya berhenti? ngga!

kalau saya berhenti mungkin saya ga akan berada disini untuk ngasih anda wejangan tentang survive di bisnis, kan?

3. Setengah-setengah

model yang begini yang bikin rejeki lari.

Biasanya ini model orang yang bertanya

“Mas, gimana caranya saya bisnis online biar berhasil? saya karyawan mas butuh penghasilan tambahan, tapi waktu saya sedikit mas, ada yang gampang?”

jawaban saya : tidur aja pak, itu kegiatan paling gampang.

Oke, banyak orang yang mau sukses tapi ga mau membayar “harganya”. Kalau anda setengah-setengah, jangan salahin dong kalau tuhan kasih rejeki juga setengah-setengah.

Kalau emang mau sukses, ya harus 100% kasih yang terbaik

4. TIDAK fokus

ini penyakit paling gampang di temui. Ketika orang ingin menguasai semua hal sekaligus.

Saya tekankan disini saya itu :

  • ga bisa coding  / programming. CSS/Jquery itu makanan apa ya?
  • ga bisa SEO
  • ga bisa main amazon, adsense, atau sebangsanya
  • dan masih banyak lagi

awal saya bisnis online, saya cuma modal hobi saya : suka design!

dan itu aja yang saya tekuni, sampai akhirnya membuka pintu pintu rizki yang lain.

terus apa saya ga butuh SEO? butuh. tapi saya bayar orang aja.

apa saya ga butuh programming/ coding? butuh. tapi saya gaji orang aja.

artinya, waktu saya fokuskan untuk memikirkan bagaimana saya membangun sistem bisnis, bagaimana saya maintenance bisnis, bagaimana saya berpikir memajukan start-up saya.

itu tugas CEO. Dan kalau di perusahaan-perusahaan besar, CEO adalah orang dengan gaji tertinggi.

kalau semua pekerjaan anda yang kerjakan, apa bedanya anda dengan karyawan?

katanya mau jadi pengusaha…

FOKUS pada hal yang anda tau, kembangkan potensi yang dipunya dan BOOM!

5. Bingung mulai dari mana

ini juga penyakit yang paling gampang ditemui. Saya juga dulu begitu.

Tapi sekarang saya udah ngerti dan paham apa jawabannya.

Untuk mulai bisnis itu gampang :

Mulai dari passion anda – as simple as that –

Jangan ikut arus, tapi mulailah membuat arus.

sedikit cerita tentang saya

saya mulai bisnis online tahun 2008. Tahun 2009 saya baru ngeh kalau passion saya design, akhirnya saya buka lapak design di warrior forum.

Kegiatan saya dulu : kuliah –> pulang garap order design –> praktikum –> malam hari cari klien (karena klien saya orang US dan Eropa yang baru ol malam hari)

terus begitu sampai 3 tahun.

Dari saya freelance design (mengikuti passion saya), maka terbuka hal hal aneh dan ghaib dalam bisnis.

Saya tiba-tiba berknalan dengan TOP Internet Marketer dunia dan terlibat dalam product launch mereka (yang omzetnya jutaan dollar)

saya berasa magang di perusahaan besar dan dapat pelajaran tanpa perlu baca buku.

Saya jadi ngerti : psikologi pasar, bagaimana buat produk yang disukai, bagaimana merekrut JV, bagaimana membuat sales funnel, bagaimana maintenance customer, bagaimana list building dan banyak lagi – TANPA BACA BUKU karena saya terlibat langsung dalam launch mereka

(seperti SEO Pressor, Mobile Monopoly dan masih banyak lagi)

dan akhirnya bisa saya terapkan sendiri pada bisnis saya.

Hanya dari mengikuti passion saja loh! Dan akhirnya bisa membuat saya mengerti banyak hal dan saya terapkan sendiri pada diri saya. See?

jadi seperti itu.

Kalau diruntut, postingan ini nyambung sama postingan sebelumnya, kan?

intinya kalau anda ga mau gagal : jangan manja, jangan takut gagal (karena itu cuma sementara), jangan takut diremehkan (terus berkarya!), jangan setengah-setengah, FOKUS dan ikuti passion anda.

oke?

semoga bermanfaat ya :)

di postingan selanjutnya saya akan bahas tentang FOKUS dan bagaimana saya membangun sistem bisnis.

Talk soon!

Maulana Malik